Djanur Merasa Persebaya Dirugikan ,Bonek Dilarang ke Markas PSS

4 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Djanur Merasa Persebaya Dirugikan ,Bonek Dilarang ke Markas PSS - Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman merasa timnya dirugikan gara-gara tak mendapat bantuan dari suporter saat meladeni PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (13/7/2019).

Djanur Merasa Persebaya Dirugikan ,Bonek Dilarang ke Markas PSS

Seperti diketahui, Bonek tak sanggup bertandang ke Sleman gara-garaAgen Sbobet ada imbauan dari kepolisian setempat. Padahal, Persebaya memerlukan bantuan dari Bonek untuk lagi raih kemenangan setelah sempat ditahan Barito Putera 1-1 (9/7/2019).

"Saya merasa ini kerugian buat kami. Saya sempat berpikirTaruhan Bola kita bakal mendapat bantuan penuh dari Bonek. Pemain terhitung perlu termotivasi bersama dengan kehadiran Bonek," kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu kepada Bola.com, Kamis (11/7/2019).

"Apalagi, pergi ke Sleman bukan hal sulit buat Bonek. Kalau tidak dilarang, mereka pasti bakal berbondong-bondong datang dan memberi semangat untuk pemain Persebaya," imbuh Djanur.

"Boleh dikatakan ini suatu hal yang merugikan buat kami.Taruhan Bola Tapi, rela bagaimana lagi. Bonek serius tidak boleh datang. Saya ingin sepenuhnya tetap aman," ucap pelatih berusia 60 tahun itu.

Jarak dari Surabaya ke Sleman sesungguhnya tidak benar-benar jauh, lebih kurang 300 kilometer meski tidak sama provinsi. Akses untuk beperjalanan mudah. Pilihannya merasa dari kereta, pesawat, hingga kendaraan pribadi.

Lawatan ini bakal jadi kali pertama buat Persebaya Surabaya tanpa ditemani Bonek di Liga 1 2019. Sebelumnya, mereka dulu mengalami hal sama saat bertandang ke markas Arema FC, tetapi itu terjadi di final Piala Presiden 2019.

Tags: #Berita Bola #Persija

Leave a reply "Djanur Merasa Persebaya Dirugikan ,Bonek Dilarang ke Markas PSS"

Author: 
    author